kau waris-kan-ku bertandan-tandan cinta
dalam kunjungan kata di bejana hati
sedap-kan rasa
berlumut kenangan
di genangan ingatan
di jemari hari
rindu-ku merambat
parasit-kan logika
hanya ada jingga
memerangkap cecap kita
hingga membatu
dalam hening itu
nirwana-mu kepung aku
telah ku-salin upeti huruf-huruf
dari bejana rahasia hati-mu
di rekah matahari pagi
lewati sesah gerah
hingga senja bertamu
lalu aku pahat siluet cinta-mu
di relief merabuk
abadi di kesiur musim
hingga cakrawala padam
Minggu, 19 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar