telah aku rajut selajur kisah
kejar mengejar
di samar bayang
di kerontang hari
hanya di tatap oleh batu-batu
ingin sembunyi dari angin
tak kuasa
aku tahu
relief yang kau pahat
belum selesai
kisah kita tertunda
di antara setangkup realita
dan tangkai ilusi
kau tawarkan sejuk
juga selisip perih
telah aku sisir pengertian
di bianglala rasa-mu
agar kita bertaut
tapi tetap tak bisa
aku harus pergi
agar kau
tak terguling
agar aku
tak terpelanting
aku pamit
percayalah
rinai-rinai kasih-ku
pendar-pendar rindu-ku
tak tertakar untuk-mu
Sabtu, 04 Juli 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar