Senin, 18 April 2011

pamit

telah aku tinggalkan hatimu
kasih-kasihku kau angin-anginkan
kau tak memerangkapnya
dalam buai kasihmu
kau hanya memandangnya
meminjamnya sasaat
lalu kau berlalu
sesekali kau kembali
berpikir
toh kasih akan terus berlimpah
dari lemah hati milikku

pikirmu
kasih-kasihku terjaga senantiasa
tanpa perlu
kau merawatnya
atau mengasihi kasih
lakumu teguhkan laraku

aku pamit
bersamamu hanya luruhkan
jiwa raga rasa
dalam kubang lelah terasing
dari asa hidup

tak perlu kau harap
pun remah-remah kasihku
untukmu,
karena di utuh sisa waktuku
aku ingin bahagia
tanpamu.