aku belajar
berjalan di atas manzilah kebaikan
belajar membaca rahmat
merahasiakan rupa hatiku dalam ucapanku
dan masih terus belajar
di bawah kolong langit
kita telah berhimpun bersama
merasakan hangat sinar matahari
mengagumi terang bintang dan rembulan yang sama
juga menikmati hembusan angin dan rinai udara
yang telah semaikan benih benih kehidupan
jadikan hamparan kebun karunia
tak berpenghabisan
untuk kau dan ku
semua siraman karunia itu
melesetkan hitungan logikaku
tentang memberi atau terberi
antara kau dan ku
sebab selama ini
kuyup aku akan karunia
dan tak pernah bisa aku menghitungnya
aku belum bisa baik mencerna
tentang makna panjang manzilah kebaikan
tentang batas tulus tak berbatas
tentang berterima kasih
mungkin aku hanya perlu memberi
sejumlah kasih kasih yang tertitip dalam hidup
oleh Sang Maha Cinta memberi
tak perlu menghitung
tentang aku memberi atau terberi.
Rabu, 21 Juli 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar