kau mengunci rasaku tanpa patahan abjad
kau menawan dengan rupawan
di bianglala matamu
di manis senyummu
dalam hangat sapamu
binariku di rinai hati
memeluk ranai damai
tak perlu mawar merah muda
tak perlu rimbunan janji
hadirmu cukup hanyutkanku ke pusar getar rasa
menimbur ion bahagia
liukan rasa di jengkalan ruang inderaku
sungguh kau merampas semuaku
hingga aku merupa dalam rupamu
kekasih terima kasih
untuk bahagia dalam cinta sederhanamu
Senin, 07 September 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar