kau adalah
rasa yang merupa di serpihan bintang malam, lumeri langit malam
dengan terang dan getar dalam puing-puing angin
isyaratkan cinta..., yang diam-diam menyelinap di selimut hati
getarmu anggun menyisip ke setiap helaian nafasku
berpendar-pendar di pori-pori jiwa
sejuk menjuntai-juntai di asri hari
dalam hangat matahariku hingga sang malam kembali membuka lipatan gaun mimpi
kau adalah
mata air kasih yang tiada habisnya
aliriku ke cakrawala nirwana hidup
beriku keindahan rasa
belai-belai debar tanpa tepianku padamu
seperti apapun kau merupa
selalu aku rayakan hadirmu sepenuh kasih
karena kau adalah udara cinta yang tak berkesudahan
Senin, 17 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar