Kamis, 21 Mei 2009

kau, aku dan rembulan

satu hari kau berkata
akan kau beri rembulan padaku
katamu kisah cinta kita
seperti kisah rembulan

seribu malam berlalu tanpamu
ku pandangi rembulan bermahkota
saat ia berkunjung
wajah hangatmu di sana
beri aku senyum menawan

satu malam tanpa rembulan
kau tepati janji
bawakan aku rembulan
katamu, cinta utuh bagiku
telah kau baluri di sekujur rembulan
lalu rembulan itu kau berikan tepat di hatiku

sesaat rembulan lumeri tubuhku
buatku bermandikan cahaya
sinarnya menari-nari di ranah tubuhku
berpendar-pendar di lapisan kulitku
menjuntai di antara sela sela jemariku
di atas kuku-kukuku
di setiap helai rambutku

rasanya pecah aku berkeping-keping
di ledakkan oleh bahagia
terang memburai di udara
kau, aku dan rembulan
kini utuh bersenyawa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar